Notes On

Showing posts with label Tweet. Show all posts
Showing posts with label Tweet. Show all posts

Tuesday, October 2, 2012

Kain Kita

(1)
Peluk waktu meletakkanmu dan diriku berdampingan.
Kita saling rengkuh dan menenun tubuh
Sentak. Tubuhmu. Tubuhku. Sentak.

(2)
utas benang salah, adalah kita,
yang selalu dapat ditemukan
di tempat pertama cinta diletakkan

(3)
seperti setiap kain tenunan,
diberi nama.
lirih kita simpan sebutan tentang kain kita.

debu luruh, atas sejengkal tenunan
yang terbentang dalam peluk waktu
sejengkal dan tak selesai.  

angin menggetarkan benang yang menunggu

kita masih berdampingan,
tentu saja. diam dan bisu,
sebagai mana benang menunggu
pada mesin tenun.

di dalamku, kayu-kayu 
terus saling antuk. 


Oktober 2012

Thursday, October 21, 2010

August 27,10

kita adalah diam yang tak terseberangi. indahnya!

hanya kami hingga siang ini: diriku dan diriku. menunggumu

kau temukankah sepenggal diriku, dalam matamu?

Inilah yang mempertegas jarak kita: kemampuan memandang. Aku membutuhkanmu untuk membacakan naskah yang ditulis waktu.

time never heals, but somehow helps you overcome the bleeding problems..

diam kita makin surut ke laut, teluk penuh dengan sepi. sebentar lagi tsunami.

baru saja: kau melintasi rinduku, jejaknya dalam. seperti perempuan: bolong. itu aku. lalu sepi mencabut gigi-giginya: ompong. itu waktu.